Mengenal Perbedaan Kaos Dri-Fit dan Kaos Cotton, Lengkap dengan Jenis dan Keunggulannya

Ada banyak jenis bahan yang digunakan dalam pembuatan kaos, dimana masing-masing bahan memiliki keunggulannya sendiri sehingga bisa dipilih sesuai kebutuhan.  Nah, kali ini kita akan membahas mengenai kaos dri-fit dan kaos cotton.  Apa saja perbedaan dan keunggulannya, silahkan simak ulasan berikut ini.

Kaos Dri-Fit

Kaos dengan bahan dri-fit banyak digunakan untuk keperluan olahraga karena jenis bahan ini memiliki karakteristik yang lentur dan padat.  Bahan yang terbuat dari campuran polyester, spandex, dan nilon ini memiliki sifat cepat kering sehingga sangat cocok untuk aktivitas olahraga seperti sepakbola, basket, tennis dan voli.

Meskipun bersifat padat, namun bahan dri-fit terbilang ringan dan elastis sehingga sangat fleksibel untuk berbagai gerakan olahraga.  Karena karakteristiknya tersebut, bahan dri-fit banyak digunakan untuk pembuatan jersey.  Bahan ini bahkan diklaim sebagai salah satu bahan terbaik untuk pembuatan jersey.

Pori-pori pada bahan dri-fit sangat efektif untuk menguapkan keringat serta menjaga suhu tubuh sehingga cepat kering dan sejuk saat digunakan untuk berolahraga.  Selain itu, bahan dri-fit juga bersifat anti bakteri sehingga tidak menyebabkan bau badan meskipun sedang berkeringat.

Dengan tekstur kain yang kuat, tebal dan tahan gesekan, bahan dri-fit terbilang awet dan tidak mudah rusak.  Meski begitu dibutuhkan perawatan tersendiri agar kaos dri-fit tidak mudah rusak. 

Diantaranya adalah tidak disarankan menggunakan pemutih, teknik dry cleaning atau mesin cuci.  Sebaiknya dicuci dengan tangan dan tidak dijemur di bawah sinar matahari langsung.  Pada saat proses setrika disarankan menggunakan suhu sedang karena jenis bahan dri-fit memiliki tingkat kelembaban tertentu.

Kaos Cotton

Bahan cotton atau dikenal dengan sebutan katun merupakan jenis bahan yang banyak difavoritkan dalam pembuatan kaos karena memiliki beberapa keunggulan jika dibandingkan dengan jenis bahan lainnya. 

Kata cotton sendiri berasal dari Bahasa Inggris yang memiliki arti kapas.  Sesuai dengan namanya, bahan katun terbuat dari 100% serat kapas alami.  Jenis bahan ini memiliki karakteristik bahan yang halus dan lembut ketika disentuh. 

Selain itu bahan cotton juga bersifat adem dan mampu menyerap keringat dengan baik sehingga sangat nyaman untuk aktivitas sehari-hari.  Dengan karakter tersebut, kaos cotton sangat cocok untuk digunakan di daerah tropis seperti Indonesia. 

Bahan cotton dengan karakter serat benang yang lebih halus dan rapi lebh dikenal dengan sebutan cotton combed.  Istilah combed sendiri merujuk pada proses combing (penyisiran) yang dilalui sebelum dipintal menjadi gulungan benang.

Berdasarkan tingkat ketebalannya, kaos cotton combed dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu cotton combed 20s, cotton combed 24s, cotton combed 30s, dan cotton combed 40s.  Angka pada jenis cotton ini menunjukkan nilai gramasi, dimana semakin kecil nilai gramasinya maka bahannya akan semakin tebal demikian juga sebaliknya.

Jenis bahan cotton combed 20s merupakan yang paling tebal diantara cotton combed lainnya.  Meskipun tekstur kainnya cenderung tebal dan kuat, namun karakteristik bahan ini tetap lembut sehingga sangat nyaman untuk dikenakan.

Jenis bahan cotton combed 24s merupakan salah satu jenis bahan cotton combed yang cukup jarang ditemui namun memiliki kualitas bahan yang tidak kalah dengan coton combed lainnya.  Sedangkan cotton combed 30s lebih tipis dari kedua bahan sebelumnya, dan cotton combed 40s adalah jenis bahan yang paling tipis dan paling adem untuk dikenakan.

Selain halus dan nyaman dikenakan, bahan cotton juga tidak menimbulkan resiko alergi karena terbuat dari serat kapas alami.  Jenis bahan ini juga sangat cocok untuk berbagai macam aplikasi sablon dengan hasil akhir yang bagus.